Tuesday, June 13, 2017

24 is Just A Number

Welcome June! Favorite month of a year. Alhamdulillah bertambah lagi umur di bulan ini.. Nggak terasa ulang tahun kali ini paling berkesan diantara ulang tahun di tahun-tahun kemarin. Bukan karena perayaannya, malahan nggak ada perayaan seperti tahun lalu atau tahun sebelumnya. Cuma pencapaian di tahun ini benar-benar berkesan. Setelah graduation dan menyandang gelar sarjana, setiap orang akan mempunyai mimpi-mimpi yang ingin diwujudkan dalam hidupnya, so do I. Nggak besar memang, tapi ada beberapa hal yang pengen dilakukan sejak kelulusan di awal tahun 2015 kemarin.

Ternyata.. bermimpi itu gampang, ngewujudin untuk jadi kenyataanlah yang sulit hahahahaha. Flashback ke 2 tahun lalu dan mengingat apa saja impian dan cita-cita setelah lulus kuliah, ternyata pikiran dulu nggak sedewasa sekarang. Pengen ini pengen itu, waktu ngejalanin 2 tahun ini ternyata nggak segampang apa yang dipikir. Dua tahun belakangan ini jadi belajar, terkadang kata-kata "Tuhan memberikan apa yang lebih kita butuhkan daripada inginkan" itu ada benarnya juga. Masih dikasi kesehatan dan kesempatan sampai hari ini aja udah bersyukur banget.

Sempat ngerasa down di awal meniti karir di tahun 2015, melihat sekitar dengan mudahnya mendapat pekerjaan atau merintis usaha yang bagus, sedangkan diri kita sendiri harus terseok-seok meniti bukit yang tinggi. Well said, 2 tahun berjalan all is well hahahaha.. Planning pengen liburan tiap tahun, udah terealisasi di tahun 2016 dan 2017, cukup puas dengan destinasi dalam negeri. Mungkin jika Tuhan mengijinkan, mimpi akhir tahun atau awal tahun depan bisa terealisasi. Aminnn.. Yah.. berarti untuk kerjaan bisa dibilang lumayan walaupun  masih pas-pasan. Semua patut disyukuri.. Perjalanan masih panjang dan perjuangan masih berlanjut. Dua tahun ini benar-benar luar biasa. Semakin nggak sabar dan tidak pernah se-excited ini untuk menjalani masa depan..

Untuk semua yang ngedoain cepet nikah, jangan dulu ya :p nanti ajaa.. Untuk sekarang, hidup sendiri, masih cukup membahagiakan. Belum sempat membahagiakan keluarga juga.. Jadi disimpen aja doa yang satu itu buat ulang tahun berikutnya hihihi..

Welcome 24 (pardon my face & rambut bringketan) haha
Thank you for all birthday wishes!
God bless you
Stay young and be happy,



Love,
Yunita Suijantari


Wednesday, May 17, 2017

5 Hal yang Harus Dibawa Saat Sailing Komodo

Hai apa kabar? Masih menyambung tulisan sebelumnya, kali ini aku mau sharing tentang apa aja sih yang harus kita bawa selama Sailing Komodo? Buat yang udah pernah kesana, pasti ngerti banget kenapa kita harus memerhatikan beberapa hal dan untuk yang akan kesana, lumayan kan dapet referensinya hehehe..

Awalnya aku juga bingung harus bawa apa aja, apalagi ini adalah kali pertama aku kesana. Aku sempat tanya juga ke kakak temenku yang udah berapa kali kesana, dan aku buat tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi setelah pulang dari Labuan Bajo.

1. Bawa tas berapa? Koper atau carrier?

Ini penampakan bawaanku hehe
Kalau kita liburan pasti pengen deh biar nggak ribet, barang-barang supaya ringkas dan mudah untuk dibawa. Aku termasuk yang paling malas untuk ribet bawa ini itu, jadi untuk yang sependapat aku saranin untuk membawa 1 tas ransel besar/carrier (ukuran cabin pesawat, so nggak perlu urus bagasi) dan 1 ransel kecil untuk dibawa kemana-mana (untuk menyimpan dompet, handphone, kamera, dan barang penting lainnya). Sebenarnya bawa koper juga sah-sah saja, tapi ribet kan harus bawa koper naik kapal turun kapal nanti. Satu ransel besar cukup kok untuk membawa pakaian selama empat hari dan juga kebutuhan lainnya, satu ransel kecil untuk barang-barang penting yang nggak mau ditinggal di kapal saat sailing nanti. Jadi tinggal gendong tas yang besar, dan tas yang lebih kecil bisa digendong di bagian depan. Nempel di badan semua, lebih gampang untuk pindah-pindah, dan nggak ribet!

Thursday, April 27, 2017

4 Hari di Tanah Flores, Maret 2017

Awal kata.... sumpah deh nggak kepikiran bakal balik nulis di blog ini lagi, ngebaca postingan dulu-dulu sampe geli-geli, malu, dan agak ababil banget (walaupun sekarang masih) hahahaha. Terakhir tahun 2013??? Kalau anak ABG jaman sekarang udah berapa kali yaa ganti pacar saking lamanya hahahahaha. Finally untuk tulisan pertama di tahun 2017 dan semoga akan ada tulisan lainnya lagi hihihi

Aku pengen ngeshare pengalaman travelingku yang pertama di blog ini, niatnya sih pengen kayak travel blogger gitu hahaha. Abal-abal tapi yaa lumayan pake ungkapan rasa bahagia & juga pengen aja dikenang untuk dibaca beberapa tahun mendatang. Apalagi banyak temen-temen yang nanya soal etenery selama liburan.

Maret 2017 kemaren, aku dan temen-temen total berenam dapet kesempatan berkunjung ke Labuan Bajo, NTT. Tempat ini udah jadi wish list banget dari awal kerja di tahun 2015 dan akhirnya terwujud di tahun ini. Kita memang nggak prepare banget, tapi sebenarnya tiket udah kebeli di Oktober 2016. Niatnya mau ikutan travel fair salah satu maskapai terbaik di Indonesia. Berhubung udah promo aja tetep mahal, akhirnya beli tiket Nam Air aja (satu manajemen dengan Sriwijaya Air). Penerbangan ke Labuan Bajo lumayan banyak jadwalnya, sehingga kita beli untuk berangkat tanggal 25 Maret dan pulang ke Bali tanggal 29 Maret 2017. Mastiin tanggalnya juga udah sempet menghubungi salah satu agent yang nantinya akan memfasilitasi kita sailing komodo untuk periode 26 - 28 Maret 2017. Btw 3 hari 2 malam itu udah puass banget disana. Kalau kurang, boleh nantik kesana lagi (ps: ajak aku ya) hehehe.

Hari pertama di Labuan Bajo, kita rencanain memang menginap semalam di Labuan Bajo sebelum keesokan harinya ikut sailing Komodo. Nggak banyak sih yang kita lakuin, cuma check-in di hotel terus malemnya cari makan di dekat Pelabuhan Pelni. Ada namanya Restoran Artomoro yang terkenal ayam bakarnya. Kalau mau seafood di sepanjang jalan di Labuan Bajo banyaaakkk banget deh tempat makannya, bisa dipilih salah satu.

Ohyaaa kita menginap di Ciao Hostel yang lumayan recommended untuk para backpacker, dari harga yang murah tapi fasilitasnya udah bagus kok, bersih, ada restoran di lantai 2 yang view pelabuhan, dannn free airport transfer untuk check-in dan check-outnya.. Untuk akses ke tempat yang pengen dikunjungi bisa naik ojek cuma Rp 10.000,- atau kalau berbanyak bisa naik taksi Rp 50.000,- per drop (patungan yaaa). Kamarnya model asrama dengan bed tingkat gitu, per orang dicharge Rp 150.000,- per malamnya. Lebih detail ada di tripadvisor semuaa.

Sailing komodonya sih nggak pengen dijelasin satu-satu dari awal naik kapal dll.. Yang jelas kita ketemuan dengan Bapak Kapalnya di Pelabuhan Pelni, sampai disana diarahin ke kapal yang akan kita pakai sailing selama 3 hari 2 malam, selanjutnya Bapaknya semua yang beresin. Registrasi, pompain floatis (kita sih yang ngerepotin banget hahaha), pokoknya beres!

Kita ke mana aja? Check it out yaaa!!